Beranda
Artikel

Pentingnya Karakter

June 03, 2017

Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku…
- King David

Rasa kagum dan hormat Bruce kepada Bapak A seketika berubah tatkala Bruce mengetahui tokoh panutan itu hidup tidak benar. Berbagai perilaku dan tindakan menyimpang yang selama ini hanya terdengar sebagai kabar burung ternyata terbukti sudah kebenarannya. Bahkan, Bapak A kemudian diseret ke meja hijau karena kasus penggelapan uang.Benar kata orang bahwa ketika kita berkenalan dengan seseorang, kita akan menghormati dia karena pengetahuan, jabatan atau prestasinya. Namun seiring perjalanan waktu, hanya karakterlah yang membuat kita tetap bisa menghormatinya. Maka ketika seseorang kehilangan karakternya, bisa jadi ia akan kehilangan (hampir) segalanya.

John Luther berkata, “Karakter yang baik lebih layak dipuji daripada bakat yang luar biasa. Kebanyakan bakat adalah karunia. Karakter yang baik, sebaliknya tidak dianugerahkan kepada kita. Kita harus membangunnya keping demi keping melalui pemikiran, keputusan, keberanian dan kebulatan hati.” Singkatnya, karakter adalah pilihan hidup! Tentu komponen karakter ada begitu banyak, antara lain: kejujuran, integritas (apa yang diucapkan sama dengan yang dilakukan) dan disiplin.

Karakterlah yang membuat seseorang mendapatkan kepercayaan orang lain dan dengan demikian ia akan lebih mudah mempengaruhi orang lain. Tentu, menjadi pribadi berkarakter tidaklah mudah. Bahkan, kerap kali karakter asli seseorang baru terungkap pada masa-masa sulit. Misalnya, kalau ingin mengetahui kejujuran seseorang, berikan dia kekuasaan yang begitu besar yang dengan sangat mudah ia melakukan manipulasi. Jika ia bisa mengakhiri masa jabatannya dengan catatan bersih maka karakternya sungguh teruji. Ini sungguh bertolak belakang dengan mereka yang dulunya aktivis mahasiswa namun ketika menjabat kemudian melakukan perbuatan tercela.

Ketika masih menjadi jurnalis dulu, saya kenal seorang pejabat yang sangat bersih dan tidak mau neko-neko. Memang terkadang sikap ini membuatnya lonely memang terkadang seorang pemimpin harus bersedia lonely at the top (tentu masih banyak birokrat jujur di negeri ini, namun karena perilaku sebagian kecil oknum pejabat sering kali mencoreng wajah institusi pemerintahan). Sang pejabat ini suatu ketika disindir karena kebersihannya itu. Dengan santai ia hanya berkomentar, “Saya tidak sakit namun saya berada di tengah-tengah orang yang sakit!” Wow!

Apa yang dilakukan sang pejabat bersih ini barangkali mirip dengan ikan di lautan. Ya, ikan di lautan hidup di air asin namun ia tidak ikut-ikutan asin. Inilah yang disebut insulasi. Hidup di sebuah tempat namun tidak dipengaruhi situasi dan kondisi tempat tersebut. Namun, kalau mau jujur, seberapa banyak dari kita bisa menjadi seperti itu? Sikap memang menular. Sikap baik cepat menular namun sikap buruk jauh lebih cepat menular!

Book Testimonial

  • Gregory W. Slayton penulis buku ini, menyadarkan bahwa ada profesi kita semua yang lebih mulia dan tidak kalah besar tanggung jawabnya. Saya dan Anda semua laki-laki yang sudah berkeluarga adalah sosok yang memiliki profesi sebagai Ayah. Ini profesi yang dilakukan seumur hidup kita dan sekaligus profesi yang telah Tuhan berikan kepada kita.

    Itulah sebabnya, ditengah-tengah kesibukan saya sebagai Gubernur Provinsi DKI Jakarta, saya selalu berkomitmen untuk menyediakan waktu bagi keluarga, istri dan anak - anak. Keberhasilan saya sebagai Gubernur, read more...

    Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta

  • Be a Better Dad Today, ditulis oleh pengarang yang memiliki banyak pengalaman dan profesi. Sebagai professor, tidak mengherankan bila bukunya sangat sistematis.Sepuluh Panduan Menjadi Ayah yang Hebat, adalah tulisan yang disusun dengan sangat baik, sistematis dan mudah dipahami.

    Sebagai mantan duta besar Amerika dan pelaku bisnis, Slayton memiliki pengalaman sangat luas.Pertemuannya dengan banyak orang, mengamati kesuksesan dan kegagalan seorang Ayah, membuat tulisan dalam buku ini sungguh kaya dan relevan untuk kita semua. read more...

    Juga Suhendro Hadiwidjojo, Ketua Umum PGTI

view more testimonial...