Beranda
Artikel

KETIKA BEBAN HIDUP MENGHIMPIT

June 03, 2017

Perjalanan sebagai umat Tuhan tidak selamanya mulus, namun ingatkah Anda bahwa Yesus Kristus sendiri juga mengalami tekanan secara konstan.  Banyak tuntutan yang melelahkan. Dia jarang bisa punya privasi. Seringkali ada banyak gangguan; orang-orang berulangkali salah mengerti kepada Dia, mengkritik Dia dan mempermalukan Dia.  Bagaimana cara Yesus mengatasi tekanan dalam hidup-Nya?

1. Identifikasi
Yoh. 8:12; 10:9, 11, 36; 14:6 
Yesus tahu identitas-Nya! Untuk bisa mengatasi tekanan, Saudara harus tahu siapa diri Saudara.  Kalau Saudara tidak tangani hal ini maka Saudara selalu merasa tertekan karena merasa tidak aman.

2. Prioritas
Yoh. 5:30 “..Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.”
Kalau Saudara fokus untuk menyenangkan Tuhan, maka hal itu akan menyederhanakan kehidupan Saudara. Saudara akan melakukan hal yang benar, berpikir secara benar, hal-hal yang menyenangkan Tuhan…tidak peduli apa kata orang. 

3. Rencana 
Yoh. 8:14 Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi.
Kalau Saudara tidak punya rencana dan tidak menetapkan prioritas, maka Saudara akan mengalami tekanan oleh apa yang orang lain anggap penting.

4. Konsentrasi
Yesus menolak untuk diganggu fokusnya oleh hal-hal yang kurang penting. Yesus tidak ijinkan hal-hal yang mengganggu merusak konsentrasi-Nya untuk mencapai sasaran hidup-Nya.

5. Delegasi
Markus 3:13    Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya
Jangan berusaha melakukan segala sesuatu sendirian. Sering kita tegang dan stress karena kita pikir segala sesuatu bergantung pada kita. Gunakan prinsip pendelegasian.

6. Berdoa
Markus 1:35  Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
Doa itu pereda stress paling luar biasa. Doa adalah alat-Nya Tuhan untuk melepaskan semua kekuatiran Saudara.

7. Rekreasi
Istirahat dan rekreasi bukan merupakan pilihan dalam hidup ini. Istirahat itu penting sekali sampai-sampai Tuhan memasukkannya dalam 10 Perintah Tuhan. Hari Sabat itu diciptakan untuk manusia karena Tuhan tahu bahwa fisik, emosi dan rohani kita perlu istirahat secara periodic juga.

8. Berserah 
Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Hal-hal apa yang membuat Saudara stress? Serahkan kepada Tuhan sekarang!

Book Testimonial

  • Gregory W. Slayton penulis buku ini, menyadarkan bahwa ada profesi kita semua yang lebih mulia dan tidak kalah besar tanggung jawabnya. Saya dan Anda semua laki-laki yang sudah berkeluarga adalah sosok yang memiliki profesi sebagai Ayah. Ini profesi yang dilakukan seumur hidup kita dan sekaligus profesi yang telah Tuhan berikan kepada kita.

    Itulah sebabnya, ditengah-tengah kesibukan saya sebagai Gubernur Provinsi DKI Jakarta, saya selalu berkomitmen untuk menyediakan waktu bagi keluarga, istri dan anak - anak. Keberhasilan saya sebagai Gubernur, read more...

    Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta

  • Be a Better Dad Today, ditulis oleh pengarang yang memiliki banyak pengalaman dan profesi. Sebagai professor, tidak mengherankan bila bukunya sangat sistematis.Sepuluh Panduan Menjadi Ayah yang Hebat, adalah tulisan yang disusun dengan sangat baik, sistematis dan mudah dipahami.

    Sebagai mantan duta besar Amerika dan pelaku bisnis, Slayton memiliki pengalaman sangat luas.Pertemuannya dengan banyak orang, mengamati kesuksesan dan kegagalan seorang Ayah, membuat tulisan dalam buku ini sungguh kaya dan relevan untuk kita semua. read more...

    Juga Suhendro Hadiwidjojo, Ketua Umum PGTI

view more testimonial...